AA adalah kakak yang baik... Begitulah pandangan awalku kepadanya.
11719Please respect copyright.PENANAFdCB2jRXWc
11719Please respect copyright.PENANA28tqMlGvJN
Abelia adalah namaku, orang-orang lebih sering memanggilku Lia. Aku berasal dari Aceh, kota yang biasa disebut kota Serambi Makkah. Tinggiku
11719Please respect copyright.PENANAdgfJyohnUF
11719Please respect copyright.PENANAN4Plxxu5F6
Aceh adalah kota yang terkenal akan kereligiusnya dan juga kemakmurannya yang tinggi. Namun, itu semua tidaklah 100% benar. Karena kota ini juga memiliki sisi yang gelap.
11719Please respect copyright.PENANAqff7oi9Q2x
11719Please respect copyright.PENANA3jHNJRchPL
Ada banyak anak-anak fakir miskin di belakang-belakang bangunan besar, ada banyak anak-anak yang aborsi akibat hamil di luar nikah, dan ada banyak anak-anak yang acuh tak acuh terhadap kondisi temannya. Mungkin memang terdengar personal, namun ini adalah bagian dari cerita masa laluku. Masa dimana aku belum menikah dan banyak melakukan maksiat, Dan juga masa di mana aku masihlah anak lugu dan juga polos yang masih berusia sebelas tahun.
11719Please respect copyright.PENANAp4LWa4nMHz
11719Please respect copyright.PENANAGVZtDNkvBp
***
11719Please respect copyright.PENANAKscrWiD1JH
11719Please respect copyright.PENANABHSgaBI5El
AA ku bernama Abdilah, dan aku biasanya memanggilnya dengan panggilan Aa Abdi, atau Kak Abdi, karena kita berdua telah akrab dari kecil, bahkan kami berdua sering tidur bersama ketika ayah dan ibu ada acara di luar ataupun kalau ada kesibukan yang lain. Meski tak sedarah, aku sudah menganggapnya sebagai kakak kandungku sendiri.
11719Please respect copyright.PENANAuOvpWOhSze
11719Please respect copyright.PENANAXakuoeulVS
Abdi bertemu denganku ketika aku masih bayi, umurku berbeda 10 tahun dengannya dan memang usia kami berdua terpaut cukup jauh. Alasan aku memanggilnya AA mungkin banyak menjadi pertanyaan orang lain.Aa adalah panggilan "Kakak" dalam bahasa sunda, dan alasan aku memanggilnya "Aa" tidak lain dan tidak bukan adalah karena Abdi Adalah kakak angkatku yang mempunyai kedua orang tua yang berbeda asal. Ayahnya berasal dari Aceh, dan ibunya berasal dari Bogor. Dan karena ayahnya sekaligus ayah angkatku adalah seorang mantan perantau yang lama di bogor yang melekat dengan bahasa sunda, akhirnya seluruh orang rumah memutuskan untuk menggunakan dialek sunda. Singkat cerita, bagaimana aku bisa ada di dalam keluarga sunda ini?
11719Please respect copyright.PENANAQYxl7AQJky
11719Please respect copyright.PENANAVKWcvImVqd
Acara Aqiqah adik Aa aku, sekaligus adik angkat aku, Abdullah, atau biasanya aku panggil Dek Abdul, adalah awal dimana aku bergabung dengan keluarga baru itu. Aku saat itu baru berumur 5 tahun, dan entah karena dosa apa aku dibuang ke kandang babi oleh orang tuaku, aku dibuang ke kandang babi ketika aku berumur 1 tahun. Beruntungnya aku dibesaran oleh keluarga peternak babi yang menyelamatkanku kala itu, dan aku dibesarkan selama 4 tahun sampai akhirnya aku bertemu Aa dan di angkat sebagai anak angkat oleh ayahnya Aa.
11719Please respect copyright.PENANAid6ZXv9uDq
11719Please respect copyright.PENANAlsi5hiWub7
Adiikku, Abdul, saat itu akan di Aqiqah, dan akhirnya Ayah angkatku dan kak Abdi mencari kambing berkualitas untul di sembelih nanti...Hingga akhirnya ayah dan kak Abdi mendapati seorang peternak babi yang berkualitas. Namun di waktu sama ia juga merupakan tetanggaku ketika aku masih berada dirumah orang tua angkatku sebelumnya. Dan entah apa yang Eyang Banu ( Kakek pemilik peternakan ) katakan pada pak Rohim ( Ayah angkat aku, ) akhirnya aku diadopsi oleh mereka...
11719Please respect copyright.PENANAR6OZoixO5Y
11719Please respect copyright.PENANAHH4c1vKVQc
***
11719Please respect copyright.PENANA5Uu2FtgCpO
11719Please respect copyright.PENANActfkJSlUbj
Aerox milik Aa aku berbunyi di malam hari yang menandakan bahwa ia telah pulang ke rumah. Aku pun cepat-cepat keluar rumah dan membuka gerbang agar Aa bisa segera masuk ke dalam rumah.
11719Please respect copyright.PENANATfJKdGeCvC
11719Please respect copyright.PENANAkDQP7zqiz7
"Assalamualaikum, Aa pulang!" sapa Aa Abdi.
"Wallaikumussalam, Aa baru pulang kuliah yah!" Tanyaku. Akupun menyambutnya dan mencium tangannya.
11719Please respect copyright.PENANAaKKIJwjHva
11719Please respect copyright.PENANAmK4PflAN4S
"Iya, coba tebak Aa abis beliin kamu apa!?" tangannya ia lipat ke belakang seolah sedang menyembunyikan sesuatu yang sangat rahasia"
11719Please respect copyright.PENANAdQQ9cICJdM
11719Please respect copyright.PENANA7Dne4qCctG
Aku yang sudah menebak barang apa yang ada di plastik hitam dan tersembunyi di balik badannya itu segera menjawab, "Buku gambar! Iyakan!?"ucapku dengan sangat ceria.
11719Please respect copyright.PENANAh4kSFTxo8t
11719Please respect copyright.PENANAWrJUEgkURk
"Iya betul! Selamat yah Dek Lia, nih buat kamu"
"Ehhehe...ayo masuk kak, temani aku bergambar"
11719Please respect copyright.PENANAKMEhzsqoJ4
11719Please respect copyright.PENANASLLbIoGZw2
Setiap hari, sebelum tidur, sudah menjadi kebiasaan kakakku untuk menemaniku belajar, dan karena aku juga baru saja memdapatkan hadiah buku gambar darinya, maka aku ingin memamerkan hasil gambaranku kepada Aa.
11719Please respect copyright.PENANAgf3dOWjKa9
11719Please respect copyright.PENANAOIxt4N1AWI
Ketika sudah sampai di kamarku, aku pun segera tidur selonjoran dan membelakangi kakakku.
11719Please respect copyright.PENANA3jqHwyAeA7
11719Please respect copyright.PENANAAl3USGgxJf
Aku menyuruh Aa ku untuk bersandar di tembok saja sampai menungguku menyelesaikan gambaran milikku.
11719Please respect copyright.PENANAY7ikWF3enY
11719Please respect copyright.PENANAsNVR2jpjIM
Ketika aku sedang Asyik menggambar, entah kenapa kakakku teihat tidak nyaman ketika melihat Handphonennya.
11719Please respect copyright.PENANAFsQqCHOlJM
11719Please respect copyright.PENANAaDqgfGamGK
" Aa kenapa? kok tingkah Aa jadi aneh kayak gitu? tanyaku dengan sangat khawatir. Aku dengan khawatir mendekati tubuhnya yang tersandar di tembok dan kemudian meletakkan telapak tanganku di dahinya, " Aa baik-baik aja kan?"
11719Please respect copyright.PENANAsN6xCVfreh
11719Please respect copyright.PENANAt7vwWM7wh8
" Aa baik-baikaja" Kak Abdi tersenyum ramah seperti biasanya. Oh iya ngomong-ngomong kamu bulan depan ulang tahun yang ke 11, iya kan" Kak Abdi mengangkat tubuhku dan lalu memangku diriku dari belakang.
11719Please respect copyright.PENANAMRXh5syGRN
11719Please respect copyright.PENANAbmicOhTE4g
" Iya dong Aa...Masa Aa lupa ulang tahun Adik sendiri" ucapku dengan cemberut.
"Nggak lupa atuh, Aa cuman nanya doang." Aa mengelus kepalaku dengan lembut. " Jadi, kamu mau Aa kasih hadiah apa?" Kak Abdi mengambil handphonennya dan segera membuka aplikasi blibli untuk mencari sebuah barang untuk dijadikan suprise untukku.
"Apa aja atuh Aa, pasti aku terima kok..." tanggapku dengan ceria, namun kembali cemberut ketika mengingat pengalaman tahun kemarin. " Asal bukan robot transformers aja seperti di tahun kemarin -_-"
"Dek Lia masih marah yah sama kejadian tahun kemarin... Iya deh Aa salah...kan ayah gak ngasih tahu tentang adik Aa yang mana yang ulang tahun, jadi Aa mikirnya tuh si Abdul yang ulang tahun" Jelasnya.
Aku belum bisa melupakan kejadian tahun kemarin, ketika aku ulang tahun seluruh orang dirumah merayakanulang tahunku dan memberikan aku hadiah yang membuatku sangat bahagia. Harusnya Kak Abdi juga ada disana, namun karena ada kondisi yang menghalangi sehingga membuatnya tak bisa datang. Dengan fakta itu saja sudah membuatku sangat sedih karena Kak Abdi adalah orang yang paling dekat denganku dirumah ini. Namun kesedihanku semakin tertumpuk ketika aku membuka kado yang di titip Aa abdi lewat tangan orang tua angkatku, yakni Robot-robotan transformers yang membuatku marah dan menangis karena tak menyukai permainan itu.
"Udah deh, Aa... Lagian itu udah lama juga, jadi gak usah di permasalahin lagi" Kataku.
"Hmm...kalau begitu, kamu mau Aa beliin ini gak?" Kata Aa ku sembari menunjukkan payung imut bergambar Rapunzel"
"Ih imuttttt!!!!" Kataku dengan perasaan merasa sangat kagum. Aku mendekatkan wajahku ke layar ponsellnya
"Iya aku mau.....Aa beliin dong...Lia pengen itu" tanganku meremasa-remas kemejanya karena sangat bersemangat.
"Kalau Aa beliin, kamu gak marah lagi kan sama Aa karena masalah tahun kemarin? Tanya Aa Abdi memastikan perasaannya.
Aku dengan Reflek menjawab, " Iya dong Aa...aku maafin deh...tapi janji beliin yah!" Aku dengan semangat mengacungkan jari kelingkingku dan meminta Aa ku untuk berjanji dengan cara mengaitkan jari kami berdua antara satu sama lain.
11719Please respect copyright.PENANAw3Jd07fO97

→ Request update