Malam itu Om Andi tidur sangat nyenyak di sebelah kanan tempat tidur karena capek kerja. Lampu kamar sudah dimatikan, hanya ada cahaya samar dari lampu tidur kecil.2605Please respect copyright.PENANADQXfFSvCYH
2605Please respect copyright.PENANA9KbRwI3AZS
Tante Rina berbaring telanjang di sebelah kirinya. Tangan kanannya meraih kontolku yang sudah keras di balik selimut. Dia mendekatkan mulutnya ke telingaku dan berbisik dengan suara serak penuh nafsu:2605Please respect copyright.PENANATizyRBpA0O
2605Please respect copyright.PENANAmAhuR3nHkd
“Rio… Tante mau dientot sekarang… di sini… di sebelah Om Andi yang lagi tidur… Tante mau kamu isi memek Tante penuh sperma kamu sambil suami Tante mendengkur di sebelah kami.”2605Please respect copyright.PENANApvRMCAPoVO
Dia membalik badan menghadapku, mengangkat satu kakinya pelan ke pinggangku. Memeknya sudah banjir. Aku masukkan kontolku perlahan sampai pangkal. Tante Rina menggigit bibir bawahnya kuat, matanya berkaca-kaca.2605Please respect copyright.PENANALAi7QTkCMx
2605Please respect copyright.PENANAixhTwyrnHJ
“Masuk… kontol keponakan Tante masuk lagi di tempat tidur suami… pelan… tapi dalam… Tante mau kamu dorong sampe rahim Tante… Tante mau dimuncratin yang banyak… Tante mau tidur sama Om Andi dengan rahim penuh sperma kamu…”2605Please respect copyright.PENANAevCZ4Fsju6
2605Please respect copyright.PENANAjqTelHngyG
Aku mulai menggoyang pelan tapi ritmis. Setiap dorongan membuat tempat tidur berderit kecil. Tante Rina menatap wajah Om Andi yang tidur tepat di depannya.2605Please respect copyright.PENANAh2QbjsBxHA
“Lebih cepat… Tante mau cum… Tante mau kamu semprot di dalam sambil Om Andi di sebelah… Tante jalang… Tante pelacur keponakan yang paling kotor… Isi Tante… buat Tante hamil anak kamu… Om Andi boleh bangun besok dan lihat Tante basah… tapi Tante nggak peduli lagi…”2605Please respect copyright.PENANA80WGkJanuY
Tante Rina orgasme pertama dengan tubuh gemetar hebat, memeknya menyempit kuat. Dia menekan wajah ke bantal supaya tidak jerit. Aku terus dorong sampai akhirnya menyemburkan sperma tebal dan banyak ke dalam rahimnya. Jet demi jet panas memenuhi memek Tante Rina sampai meluber keluar dan membasahi sprei di antara kami.2605Please respect copyright.PENANAH6jzwa8upe
Tante Rina berbisik sambil napas tersengal, 2605Please respect copyright.PENANA9l0W4J5LKn
“Terima… penuh… Tante bawa sperma kamu tidur sama suami malam ini…”
Dua hari kemudian, 2605Please respect copyright.PENANA389IlBu9Oo
siang hari. Om Andi ke kantor. Mbak Siti (pembantu berusia 29 tahun, tubuh agak montok, kulit sawo matang) sedang membersihkan dapur.2605Please respect copyright.PENANADP8eY1nvQo
Tante Rina memanggilku diam-diam ke kamar utama. Dia sudah telanjang, matanya penuh kegilaan.2605Please respect copyright.PENANArx9hJ6hpQN
“Rio… Tante mau lebih ekstrem hari ini. Mbak Siti lagi di bawah… Tante mau kamu entot Tante di sini, pintu kamar terbuka… dan Tante mau Mbak Siti ikut.”2605Please respect copyright.PENANATo1UnsHTcQ
Sebelum aku protes, Tante Rina sudah turun ke bawah. Lima menit kemudian dia naik lagi sambil menarik tangan Mbak Siti yang wajahnya merah padam dan bingung.2605Please respect copyright.PENANAg6HhtYOXub
“Nyonya… ini… ini nggak boleh…” gumam Mbak Siti pelan.2605Please respect copyright.PENANACisVHj1RRz
Tante Rina tersenyum mesum, “Siti… kamu sudah kerja di sini 2 tahun. Tante tahu kamu sering denger Tante sama Om Andi… tapi sekarang Tante mau kamu lihat yang sebenarnya. Rio adalah kekasih Tante. Kamu diam saja, atau ikut… Tante kasih bonus besar.”2605Please respect copyright.PENANAE2vGScm9ST
Tante Rina mendorong Mbak Siti duduk di kursi di sudut kamar, lalu naik ke tempat tidur dan langsung doggy menghadap Mbak Siti.2605Please respect copyright.PENANAIbv8BLtYg5
“Rio… entot Tante sekarang… biar Mbak Siti lihat memek Tante diisi kontol keponakan.”2605Please respect copyright.PENANAtgaSXKOhMY
Aku berdiri di belakang Tante Rina dan menusuk memeknya dengan keras. Plok-plok-plok keras langsung terdengar.2605Please respect copyright.PENANAUB0CGYZnKU
Tante Rina menatap Mbak Siti sambil mendesah kencang, “Lihat Siti… lihat memek Tante… ini kontol keponakan Tante… lebih besar dari Om Andi… Tante sudah jadi pelacur dia… aaahh… dorong lebih dalam Rio… biar Siti lihat Tante cum…”Mbak Siti duduk tegang, tapi matanya tidak bisa lepas dari adegan di depannya. Tangannya pelan-pelan merayap ke bawah roknya sendiri.2605Please respect copyright.PENANARP56Veeepd
Tante Rina semakin mesum, 2605Please respect copyright.PENANAZ9hUlMm4x0
“Siti… buka rokmu… aku mau lihat kamu basah… ikut main… atau minimal masturbasi sambil lihat aku dientot…”2605Please respect copyright.PENANAIIXcM7cK5q
Mbak Siti akhirnya menyerah. Dia angkat roknya, tangannya masuk ke celana dalamnya sambil menatap kontolku yang keluar-masuk memek Tante Rina.2605Please respect copyright.PENANAkuc3ydU9t9
Tante Rina menjerit pelan, “Bagus Siti… lihat… Tante mau creampie lagi… Rio… semprot di dalam… isi rahim Tante di depan Mbak Siti… Tante mau kamu lihat sperma keponakan netes dari memek Tante… AAHHH…!!”2605Please respect copyright.PENANA1g4BE97QoL
Aku menyemburkan sperma banyak sekali ke dalam Tante Rina. Dia orgasme hebat, memeknya menyemprot ke sprei. Beberapa tetes sperma meluber dan menetes ke lantai.2605Please respect copyright.PENANAJGl2KEdedk
Tante Rina masih gemetar, menoleh ke Mbak Siti yang juga sedang orgasme sendiri dengan jari.2605Please respect copyright.PENANA3VR08b6GNz
“Besok… kamu boleh ikut lagi Siti… Aku mau kamu jilat memek ku yang penuh sperma Rio… Kamu mau kan?”2605Please respect copyright.PENANAk2smMAiCKU
Mbak Siti hanya mengangguk pelan, wajahnya merah dan nafsu.2605Please respect copyright.PENANASbXNEMz0pI
Tante Rina tersenyum puas ke arahku, “Lihat… sekarang Tante sudah punya partner… Tante semakin berani… besok Tante mau coba di ruang keluarga saat Om Andi tidur siang… dan Mbak Siti boleh ikut nonton atau ikut main.”


will be deducted